Kamis, 22 November 2012

Mengenali Diri Manusia (Ma'rifatul Insan)

MA'RIFATUL INSAN-II

Fungsi Manusia

Sobat Muslim, setelah kita mengetahui tujuan penciptaan manusia pada tulisan sebelumnya, pada Ma'rifatul Insan-II ini akan kita bahas tentang fungsi manusia. Mudah-mudahan Dengan kajian ringan ini kita bisa melihat kedalam diri apakah selama ini kita telah berjalan sesuai dengan fungsi kita yang seharusnya sebagai manusia pada umumnya dan Muslim khususnya. Semua kajian dalam artikel ini akan kita rujukkan kepada Alqur'anul karim.

Untuk lebih mudah dalam memahami kajian berikutnya, terlebih dahulu kita akan membahas tentang hubungan antara PENYEMBAH dengan yang DISEMBAH. Untuk memudahkannya mari kita lihat bagan dibawah ini.


Pada gambar diatas menggambarkan perbedaan sesembahan antara mu'min dengan bukan mu'min.
sebelumnya perlu saya jelaskan bahwa ada dua jenis aturan, Yang pertama Aturan Allah dan yang kedua Aturan Manusia.
Aturan dalam arti luas merupakan petunjuk, pedoman, kaidah yang harus ditaati.
Aturan Allah adalah Alqur'an, dibuat oleh Allah, dijalankan oleh manusia. Manusia yang menjalankan aturan Allah berarti Manusia tersebut menyembah Allah. Didalam Al qur'an tersebut terdapat berbagai macam pedoman hidup manusia, bagi siapa yang menjalankan aturan ini, maka selamatlah ia di dunia sampai akhirat.

Sedangkan aturan manusia ada banyak, mulai dari Undang-undang kenegaraan, sampai undang-undang perusahaan swasta pada tingkat terkecil. Aturan ini dibuat oleh manusia dan dijalankan oleh manusia. Adam manusia yang menjalankan kedua aturan tersebut, Aturan Allah dan Aturan Manusia. Maka dapat dikatakan bahwa manusia tersebut memiliki dua sesembahan. Selain Menyembah Allah menyembah selain Allah (Manusia). Manusia yang menyembah selain Allah telah berbuat Syirik dan disebut Musyrik. Dan dosa besar yang tidak diampuni Allah adalah DOSA SYIRIK..

Dalam bagan diatas jelas menunjukkan tentang apa yang menghubungkan antara yang Menyembah dengan yang Disembah yaitu ATURAN. 

Kesimpulannya:
Beda Mu'min dengan Musyrik adalah 'Sesembahannya"
Mu'min hanya Menyembah Allah.
Musyrik Menyembah Allah tetapi juga Menyembah selain Allah.















Baiklah sobat muslim, kita lanjutkan bahasan kita kali ini tentang fungsi manusia.

Allah SWT Menciptakan manusia untuk menjadi seorang Khalifah (Pemimpin) dimuka bumi. Silakan buka Al Qur'an Surah Al Baqarah ayat 30

QS Albaqarah:30

''Ingatlah ketika Allah berfirman kepada para Malaikat ;'sesungguhnya aku hendak  menjadikan seorang khalifah dimuka bumi'' mereka (para malaikat) berkata;''mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji engkau dan mensucikan engkau?'', Allah berfirman;''sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui''.

'Seorang' pada ayat diatas bermakna tunggal yaitu satu orang. Maka seorang yang dimaksud Allah SWT adalah  Nabi Adam Alaihissalam. Setelah Adam diciptakan, Allah memerintahkan kepada seluruh malaikat untuk bersujud kepada Adam, maka bersujudlah mereka semua kecuali Syetan sang pembangkang. Syetan tidak mau bersujud karena mereka merasa lebih mulia dari pada Adam.
Atas pembangkangan Syetan tersebut Allah bersumpah akan memasukkan mereka kedalam neraka selamanya. Namun Syaitan meminta penangguhan hingga hari kiamat untuk mencari teman dineraka dari golongan manusia yaitu anak cucu adam. Termasuklah kita sebagai anak cucu Adam.(So, waspada!! syetan ada dimana-mana dan siap untuk merayu kita untuk mengikutinya)

Dalam QS 2;30 diatas juga menjelaskan bahwa setiap manusia adalah pemimpin, dan diakhirat nanti  semua pemimpin akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang atas apa yang dipimpinnya.

Kholifah berasal dari bahasa arab 'Kholfun' yang berarti dibelakang, Maka seorang pemimpin haruslah berada dibelakang karena yang didepan adalah Allah SWT. Syarat menjadi seorang pemimpin dalam aturan Islam adalah seseorang yang  harus mau  menegakkan aturan Allah yang tertuang dalam Alqur'an dan Assunah. Bukan yang lain..... ;)


Sobat muslim, sampai disini saja artikel tentang fungsi manusia.
Insya'Allah akan kita sambung dalam tulisan berikutnya, MA'RIFATUL INSAN-III  Tentang tugas manusia menurut Alqur'an... Wassalam..












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar